Baca Caption Dalam serangkaian 11 studi yang dipublikasikan di jurnal Science pada tahun 2014, Timothy Wilson dan rekan-rekannya menemukan bahwa sebagian besar orang tidak menikmati waktu yang dihabiskan sendirian hanya untuk berpikir. Dalam eksperimen ini, para peserta diminta duduk di sebuah ruangan kosong selama 6 hingga 15 menit tanpa perangkat elektronik, buku, atau hiburan eksternal apa pun, dengan tugas hanya "menghibur diri dengan pikiran mereka sendiri". Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas peserta merasa kesulitan berkonsentrasi, mudah melamun, dan tidak menikmati pengalaman tersebut; bahkan, mereka lebih menyukai aktivitas eksternal yang biasa-biasa saja, seperti membaca atau mendengarkan musik, dibandingkan hanya berdiam diri dengan pikiran mereka sendiri. Temuan yang paling mencengangkan muncul pada studi ke-10, di mana para peserta diberi kesempatan untuk menyetrum diri sendiri dengan sengaja selama periode berpikir selama 15 menit. Menakjubkannya, di antara peserta yang sebelumnya menyatakan bahwa mereka akan membayar untuk tidak menerima sengatan listrik lagi, sebanyak 67% pria (12 dari 18 orang) dan 25% wanita (6 dari 24 orang) memilih untuk menyetrum diri mereka sendiri setidaknya satu kali, dan ada satu peserta yang bahkan menekan tombol sengatan sebanyak 190 kali. Hal ini mengindikasikan bahwa bagi banyak orang, kesendirian tanpa stimulasi eksternal bahkan hanya untuk beberapa menit, terasa begitu tidak nyaman hingga mereka lebih memilih rangsangan negatif seperti sengatan listrik daripada tidak melakukan apa-apa sama sekali.

Sunyi, diam , pasif itu tidak enak (bedakan walau sunyi tapi otak pikiran bekerja atau melakukan kontemplasi)



 

Komentar

Postingan populer dari blog ini