"Mengapa jalanku terasa lebih berat dari orang lain?" "Kenapa aku tidak seberuntung mereka?"🥺 Pernahkah pikiran ini melintas di kepalamu? Merasa lelah dengan keadaan itu sangat wajar. Namun meratapinya terlalu lama hanya akan mematikan potensimu secara perlahan. Dalam psikologi, kemampuan untuk tetap berdiri tegak dan beradaptasi di tengah situasi hidup yang menekan disebut dengan Resiliensi. Orang yang resilien tidak membuang energinya untuk mengutuk keadaan atau membandingkan dirinya dengan mereka yang "tumbuh di tanah subur". Sebaliknya, mereka fokus pada internal locus of control, yaitu apa yang bisa mereka kendalikan: tekad untuk terus mengakar dan mencari cahaya☀️
Postingan
Artikel Toyota-Lean Management
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
"Aku tidak mau merepotkan orang lain."🚩 Ini adalah kalimat andalan buat kamu yang punya trust issue atau rasa tidak aman (insecurity) yang tinggi. Otakmu sudah terlanjur merekam memori bahwa satu-satunya orang yang tidak akan mengecewakanmu adalah dirimu sendiri. Namun tahukah kamu? Terus menerus menolak bantuan juga bisa membuat orang-orang terdekatmu merasa tidak dilibatkan atau tidak dihargai kehadirannya. Memberi kesempatan orang lain untuk membantumu adalah salah satu cara membangun kedekatan emosional. Sesekali bersandar itu aman, kok🌱🤝
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
A heartwarming act of civic responsibility from Baotou is winning praise online after a local man stepped in to temporarily repair a damaged protective pole near a school entrance. According to reports shared on social media, the man noticed that the safety barrier near the school had been broken while large numbers of students and pedestrians were passing through the area. Concerned that the damaged pole could put children and commuters at risk from nearby traffic, he used simple materials to create a temporary fix until proper repairs could be carried out. The incident has resonated widely because it highlights how small acts of kindness and public awareness can improve community safety. In busy school zones, protective barriers play an important role in guiding pedestrians and preventing accidents, especially during peak hours when children are arriving or leaving school. Many social media users praised the man for not ignoring the issue and instead taking immediate action to help p...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Seorang cleaning service yang bekerja di toilet Mal Paskal 23 menjadi viral dan jadi perbincangan warganet. Masrah Suryaasih (31) jadi perhatian karena keramahannya pada pengunjung toilet. Sikapnya yang ramah dan tulus ini sempat diabadikan oleh warganet yang kemudian mengunggahnya di media sosial hingga jadi viral. Banyak yang memuji aksi Masrah karena sikapnya yang dinilai jarang ditemui pada cleaning service lainnya. Masrah dengan ramah menyapa para pengunjung yang hendak memasuki area toilet. la juga memastikan area toilet agar tetap bersih dan wangi serta memastikan kenyamanan para pengunjung dengan arahannya yang sopan serta ramah. Masrah bertugas di salah satu toilet yang berdekatan dengan coffehouse Starbuck.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
ALEXANDER THE GREAT (Alexander Agung) salah satu pemimpin terbesar dalam sejarah dunia. Kisah perjalanannya adalah sebuah epik, sejak dari kampung halamannya di Yunani, negara-negara sepanjang daratan Eurasia, hingga jauh ke timur menuju India. Roman sejarah Alexander versi Yunani ini berlimpah kisah dan legenda yang luar biasa. Daya tariknya besar, dari fakta ke pengandaian hingga fantasi surealis. Ada juga cerita tentang Aristoteles, sang mentor Alexander. Aristoteles membentuk hidup Alexander, dengan metode pelatihan retorika (seni bicara di depan umum) dan sastra. Kemudian ilmu pengetahuan, filsafat, dan ilmu kedokteran. Alexander the Great adalah seorang pangeran, terlahir di bawah naungan bintang keberuntungan. Dia diramalkan akan menjadi raja terbesar sepanjang masa. Alexander tumbuh untuk memenuhi takdirnya —kuat laksana seekor singa, menguasai seni berperang dan pemimpin dari segala keadaan. la menggoreskan tinta emas dalam sejarah dan peradaban dunia.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Di bawah terik matahari dan di tengah ramainya kendaraan, seorang perempuan lanjut usia tampak berjalan perlahan sambil menjajakan dagangannya. Di punggungnya, tergendong seorang anak kecil yang terus menempel erat. Namanya Mak Yati, usianya kini sudah 75 tahun. Di usia senjanya, ia masih harus berjuang menempuh belasan kilometer setiap hari demi mencari nafkah. Namun perjuangannya bukan hanya untuk dirinya sendiri, melainkan juga untuk seorang anak perempuan yang telah ia rawat penuh kasih sejak bayi. “Mak, itu siapa yang digendong?” tanya seseorang. “Ini anak angkat emak. Dari bayi emak urus… dibuang sama orang tuanya,” jawab Mak Yati pelan. Anak itu bernama Anisa, kini berusia 6 tahun. Sejak usianya baru lima hari, ia telah ditinggalkan oleh orang tuanya di teras rumah seseorang. Saat itu, Anisa sempat ditawarkan kepada beberapa orang untuk diasuh, tetapi tak ada yang bersedia menerima. “Mungkin karena mereka tahu kalau Nisa punya kelainan. Kakinya kecil sebelah dan bengkok. Karena ...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Mantan atlet para renang Malaysia, Koh Lee Peng, viral di media sosial setelah terlihat menangis di kursi roda sambil menjual tisu di kawasan Bukit Bintang, Kuala Lumpur. Atlet yang pernah meraih tujuh medali emas ASEAN Para Games itu disebut mengalami kesulitan ekonomi. Video tersebut memicu simpati publik sekaligus sorotan terhadap nasib mantan atlet nasional setelah pensiun dari dunia olahraga.