Di Ghana, beberapa upacara pemakaman menggunakan "peti mati fantasi" yang dibentuk sesuai dengan kehidupan, pekerjaan, atau minat seseorang, bukan sekadar peti kayu biasa. Tradisi ini terutama terkait dengan suku Ga di sekitar Accra, di mana peti mati dapat dibuat menyerupai ikan untuk nelayan, buah kakao untuk petani, kamera untuk fotografer, pesawat untuk orang yang menyukai perjalanan, atau bahkan sepatu, mobil, hewan, dan telepon seluler berukuran besar. Versi modern dari tradisi ini sering dikaitkan dengan tukang kayu Seth Kane Kwei pada tahun 1950-an, yang bengkelnya di Teshie menjadi terkenal karena menciptakan peti mati kustom yang sangat detail ini. Tradisi ini kemudian dikenal secara internasional, dengan peti mati fantasi Ghana dipajang di museum dan galeri di seluruh dunia.