⚾ Interesting fact: Munenori Kawasaki (MLB career 2012–2016) — The viral quote “a monkey never cramps” actually comes from Kawasaki himself during a hilarious English interview while playing for the Toronto Blue Jays. Kawasaki, known for his energetic personality and broken-but-iconic English, used the phrase to explain why he never gets muscle cramps, comparing himself to a monkey’s flexibility and endurance. The moment went viral because of his confidence and randomness, turning him into a fan favorite—not just for his play, but for his unforgettable interviews that blurred the line between sports and comedy.
Postingan
Artikel Toyota-Lean Management
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
|Perjalanan jauh adalah penuaan bagi manusia, pengekangan adalah penuaan bagi kuda, tidak adanya hubungan adalah penuaan bagi wanita, dan panas matahari adalah penuaan bagi pakaian|| Setiap makhluk dan benda itu punya “cara rusak”-nya sendiri, punya titik lelahnya masing-masing. Manusia itu bukan cepat tua karena umur, tapi karena beban perjalanan hidup, bukan sekadar jalan kaki, tapi perjalanan batin, tekanan, tanggung jawab, konflik, ambisi yang tak pernah selesai. Itu sebabnya ada orang muda tapi wajahnya seperti memikul dunia. Kuda, yang secara simbolik adalah tenaga dan kekuatan, justru rusak ketika dibelenggu. Ini seperti manusia yang potensinya besar tapi hidupnya dikekang, oleh sistem, oleh ketakutan, oleh struktur yang tidak adil. Lama-lama bukan hanya tidak berkembang, tapi perlahan “mati sebelum waktunya.” Ini kalau ditarik ke dunia modern, seperti organisasi atau negara yang mengekang kreativitas rakyatnya, secara perlahan, kekuatan itu membusuk dari dalam. Bagian tentang w...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
How I rewired my brain 👇🏽 I went from - being bedridden by ulcerative colitis - having very little confidence, mental strength or resilience - being consumed by emotions and highly reactive - having a weak mind and harsh self talk To: - overcoming the illness and now experiencing no symptoms - becoming the most confident, boldest and happiest version of my self - levelling up my perfoamnce and becoming a leading person expert in mental fitness - experiencing so much inner peace and calm. I owe that all to the power of visualisation. By mentally rehearsing who I wanted to be, how I wanted to act, perform, think and show up. I repeated and repeated everyday. Till literally my brain rewired. And I changed the way I was thinking, feeling and acting. The mind never fails to amaze me! Do you practice visualisation? -
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Self belief means becoming your own support system. No reassurance, no approval, no one telling you it’s going to work. Just you deciding to keep going anyway. Most people rely on others to feel confident, and fall apart when that support disappears. That’s why they stop. Real belief is internal. It doesn’t wait for validation, it creates its own. When you can back yourself without needing anyone else to, that’s when you become dangerous. Because now nothing outside of you controls whether you keep going.💪🏆
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Selama ini, pendidikan sering dipahami sebagai proses mengisi pikiran. Pengetahuan ditambah, logika diasah, kemampuan dianalisis dan diukur. Seseorang dianggap berhasil ketika ia mampu menjawab, menjelaskan, dan membuktikan. Namun di balik semua itu, ada bagian lain yang tidak selalu mendapat perhatian yang sama: hati. Hati adalah tempat nilai-nilai tumbuh. Ia yang menentukan bagaimana pengetahuan digunakan, ke mana arah kemampuan itu dibawa. Tanpa hati yang terdidik, kecerdasan bisa kehilangan arah. Ia bisa menjadi alat yang tajam, tetapi tidak selalu bijak dalam penggunaannya. Ketika pikiran berkembang tanpa diimbangi oleh kedewasaan hati, manusia bisa menjadi cerdas tetapi kering. Ia tahu banyak, tetapi tidak selalu memahami. Ia mampu berpikir jauh, tetapi tidak selalu mampu merasakan dekat. Di situlah pendidikan kehilangan maknanya sebagai proses membentuk manusia seutuhnya. Mungkin pendidikan yang utuh bukan hanya tentang seberapa banyak yang diketahui, tetapi juga tentang seberap...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Seorang pria di Provinsi Hebei, China, menarik perhatian publik setelah memilih duduk di tengah hujan deras selama hampir empat jam usai kalah dalam permainan Xiangqi (catur China), demi menganalisis kekalahannya. Dalam video yang beredar, ia terlihat basah kuyup sambil menatap papan catur dengan penuh fokus, meski sang istri berkali-kali memintanya masuk ke dalam rumah.