Bukan cuma sekedar teori, seperti inilah kelas keselamatan lalu lintas yang diadakan di hadapan ratusan anak SD di Jepang, di mana anak-anak belajar tentang bahaya lalu lintas lewat pertunjukan yang realistis. Sejumlah tim stuntman dihadirkan untuk mendemonstrasikan berbagai jenis kecel*k*an, seperti tabrakan sepeda, terjepit roda truk, kecel*k*an akibat blind spot (titik buta), dan masih banyak lagi. Dengan cara ini, anak-anak diharapkan bisa lebih mawas diri ketika berada di jalan. • Safety First! Djuned Wikanto wikantodjuned@gmail.com
Postingan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Wanita Ini Cerita Bertemu Bocah Laki2 Penjual Tissue dan Bunga yg dtg Kemeja Makan Mereka, Si Anak Ditawarin Makan Tapi Responnya Hanya Diam Dan Ngeliatin Anak Yang Seumurannya Bisa Makan Dengan Lahap Bersama Keluarganya : “Defenisi Kamu Di Hidupi Sementara Aku Menghidupi” Djuned Wikanto wikantodjuned@gmail.com
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
📊 86 Juta Warga RI Bekerja di Sektor Informal, dari Ojol sampai Pedagang Kaki Lima Data BPS terbaru mengungkapkan: dari 145,77 juta penduduk yang bekerja per Februari 2025, lebih dari 86 juta di antaranya berada di sektor informal. Itu setara dengan 59,4% dari total pekerja di Indonesia. ⠀ Sektor informal ini meliputi driver ojol, pedagang kaki lima, ART, kurir online, hingga affliator online shop. ⠀ 💬 Artinya, meskipun angka pengangguran tampak membaik, kualitas lapangan kerja masih jadi PR besar. ⠀ Mayoritas masih mengandalkan sektor yang cenderung tanpa perlindungan, tanpa kepastian pendapatan, dan tanpa jaminan sosial. Lebih dari sepertiga pekerja juga masih berpendidikan SD ke bawah, meskipun trennya perlahan menurun. ⠀ 📌 Naiknya angka kerja tidak selalu sejalan dengan naiknya kesejahteraan. Lapangan kerja berkualitas tetap harus jadi prioritas. Djuned Wikanto wikantodjuned@gmail.com
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Produksi beras Indonesia diprediksi menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara pada 2025, dengan estimasi mencapai 34,6 juta ton menurut laporan terbaru USDA. Kementerian Pertanian menyebutkan bahwa serapan beras nasional pada April 2025 mencapai rekor tertinggi, lebih dari 1,3 juta ton dalam sebulan, melampaui rata-rata serapan 10 tahun terakhir. Selain itu, cadangan beras pemerintah juga tercatat hampir 4 juta ton, tertinggi dalam beberapa tahun terakhir menurut Perum Bulog. Di paruh pertama 2025, produksi padi diperkirakan naik signifikan. BPS mencatat produksi Gabah Kering Giling (GKG) mencapai 32,57 juta ton, naik 3,27 juta ton dari tahun sebelumnya. Sementara itu, produksi beras meningkat menjadi 18,76 juta ton, naik 1,89 juta ton dibanding periode yang sama tahun 2024. Lonjakan ini menunjukkan perbaikan nyata dalam sektor pertanian nasional dan menjamin ketahanan pangan Indonesia. Menurut saya seberappun kuat ekonomi, bila ada krisis pangan akan membuat situasi sangat sulit! ...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Lina Rokayah, yang kerap disapa Teh Rina, seorang konten kreator yang juga bertani di Jepang membagikan pengalamannya sebagai pemasok sayuran untuk kegiatan makan siang sekolah di Jepang. Dalam kontennya, Teh rina menjelaskan bagaimana program tersebut tidak hanya untuk memenuhi gizi murid-murid di Jepang, tetapi petani dan UMKM lokal pun diikutsertakan, selain itu murid-murid sekolah di Jepang juga bisa belajar menghargai dan mencintai produk yang dihasilkan di daerahnya. Selalu ada peluang, bila tidak di dalam negeri di luar negeri siapa tahu ada. Djuned Wikanto wikantodjuned@gmail.com
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Jumlah pengangguran di Indonesia per Februari 2025 mencapai 7,28 juta orang, meningkat sekitar 83 ribu dibanding tahun sebelumnya! 🤯 Kepala BPS, Amalia Adininggar, menjelaskan bahwa angkatan kerja bertambah hingga 3,67 juta orang menjadi total 153,05 juta. Dari jumlah itu, 145,77 juta sudah bekerja, sementara sisanya masih belum terserap pasar kerja, termasuk lulusan baru dan ibu rumah tangga yang mencari kerja. Peningkatan juga terlihat dari Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) yang kini mencapai 70,60%. TPAK laki-laki masih dominan di angka 84,34%, tetapi pertumbuhan partisipasi kerja perempuan justru lebih tinggi dibanding laki-laki. Djuned Wikanto wikantodjuned@gmail.com