ROLE MANAGEMANT PADA GENBA

 


Penerapan Genba Management bukanlah sebatas pada level middle management, top management pun terkait dan menjalankan genba.

Genba (tempat kerja sebenarnya) memerankan arti yang sangat penting dalam sebuah organisasi perusahaan. Ada istilah stop – call – wait dimana diberlakukan untuk masalah penyimpangan Quality dan Safety. Ketika ada ketidaksesuaian atau penyimpangan yang bisa berakibat serius pada bidang Quality dan Safety, operator orang yang ada di Genba setiap hari wajib menghentikan proses nya (stop) kemudian harus melaporkan atasan (call) dan yang dikerjakan selanjutnya adalah menunggu (wait).

Atasan seperti pada rule Genba adalah melakukan Go Genba First. Langsung pergi ke Genba untuk mengetahui kondisi sebenarnya yang telah terjadi,

Melakukan Genbutsu , melihat-mengechek-melakukan analisa terhadap obyek yang relevan terhadap problem, sebelum melakukan tindakan perbaikan sementara (temporary corrective action) untuk menjalankan proses yang sebelumnya dihentikan.

Secara hirarkis lama waktu stop proses akan dilaporkan ke level management di atas nya. Semakin lama waktu stop akan membuat sampai level tertinggi management melakukan Genba.



Secara ratio subordinate ada aturan idelanya 

 

Manager:Supervisor:Foreman:Group Leader : Operator= 1: 2 – 5 : 2 – 5 : 2 – 5 : 8


Management item 

-Productivity

-Cost Reduction

-Safety

-Personnel Training

-Kaizen activity

-5S

-Improvement employee skill

-Quality

-Line stop



Role Management (sesuai gambar)



Kiranya memberi manfaat

 

Link presentasi lengkap

 

https://youtu.be/cToeOZz2ddA

 

Djuned Wikanto

wikantodjuned@gmail.com

 







Komentar

Postingan populer dari blog ini