Perusahaan Kereta Api Jepang Timur (JR East) mulai melatih pekerja asing untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja di industri perkeretaapian. Sebanyak 25 peserta dari Indonesia dan Vietnam mengikuti pelatihan di Shirakawa, Fukushima.
Program ini muncul setelah Jepang menambahkan industri perkeretaapian ke dalam skema visa tenaga kerja terampil tahun lalu. Selama sebulan, peserta akan belajar tentang sistem kereta api, pemeliharaan, dan struktur komponen. Jika lulus ujian dan mendapatkan visa, mereka akan mulai bekerja penuh waktu musim panas ini.
Seorang peserta Vietnam berusia 24 tahun berharap bisa menerapkan keterampilan teknik yang dipelajarinya di negaranya. JR East berencana melatih 100 pekerja asing per tahun mulai April 2025. Pejabat JR East, Sakaguchi Naoyuki, menekankan pentingnya merekrut tenaga kerja sekaligus mendorong otomatisasi untuk menjaga keberlanjutan industri.
🎥 credit tiktok : 日本だよ
Source : @japanesestation
Menarik informasinya!
Djuned Wikanto

Komentar
Posting Komentar