Hidup itu perjalanan, bukan perlombaan. Dan dalam psikologi, kebahagiaan jangka panjang memang lebih banyak ditentukan oleh bagaimana kita menjalani proses, bukan seberapa cepat kita mencapai tujuan. Konsep ini sejalan dengan goal–process orientation, yaitu kecenderungan untuk menikmati langkah-langkah kecil dalam perjalanan hidup, bukan hanya hasil akhirnya. Orang yang fokus pada proses cenderung lebih tenang, lebih fleksibel, dan tidak mudah merasa gagal. Fenomena ini juga dijelaskan melalui hedonic adaptation: pencapaian sebesar apa pun akan kembali terasa biasa dalam waktu tertentu. Artinya, jika seseorang hanya mengejar garis finish, ia akan terus merasa kurang. Namun mereka yang menikmati perjalanan—belajar, mencoba, berubah, memperbaiki diri—mengalami kebahagiaan yang lebih stabil karena sumber puasnya berasal dari aktivitas sehari-hari, bukan pencapaian besar yang jarang terjadi. Penelitian juga menunjukkan bahwa individu dengan growth mindset menikmati perjalanan hidup lebih dalam. Alih-alih membandingkan diri, mereka memberi ruang untuk belajar dari proses, membuat kesalahan, dan berkembang secara bertahap. Dan justru mereka inilah yang lebih mampu bertahan lama, lebih resilien, dan pada akhirnya lebih “menang” dalam hidup: bukan karena tiba paling cepat, tapi karena menikmati setiap langkah yang mereka ambil. Referensi: Dweck, C. — Growth Mindset & Process Orientation Lyubomirsky, S. — Hedonic Adaptation Studies Ryan & Deci — Self-Determination & Well-Being APA — Research on Intrinsic Motivation and Life Satisfaction #HidupAdalahPerjalanan #GoalProcessOrientation #NikmatiProses #GrowthMindset #KebahagiaanJangkaPanjang #HedonicAdaptation #FleksibelDanTenang #BelajarDariProses #Resilien #MenangDenganCaraSehat
PT PepsiCo Indonesia resmi mengoperasikan pabrik barunya di Kawasan Industri GIIC, Cikarang, Bekasi, pada 18 Juni 2025. Pabrik ini dibangun di atas lahan seluas 60.000 meter persegi dengan investasi sebesar 200 juta dolar AS atau setara Rp3,3 triliun. Sejak mulai produksi pada Januari 2025, fasilitas ini telah menyerap hampir 400 tenaga kerja dan mengoperasikan tiga lini produksi dengan kapasitas 24.000 ton per tahun. Produk andalan seperti Cheetos, Lays, dan Doritos kini kembali diproduksi secara lokal menggunakan bahan baku dari petani dalam negeri. CEO PepsiCo Indonesia, Asif Mobin, menyatakan bahwa investasi ini mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia. Pemerintah melalui Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza pun menyambut positif kehadiran pabrik ini karena berkontribusi terhadap penguatan industri makanan dan minuman nasional, penciptaan lapangan kerja, serta keberlanjutan ekonomi lokal. Pada triwulan I 2025, industri makanan dan minuman menyumbang 41,15 per...
Komentar
Posting Komentar