karena saat kamu rapuh, kehadiran yang tepat bisa mencegahmu runtuh sepenuhnya. Dalam psikologi sosial, dukungan semacam ini berfungsi sebagai buffer, penyangga yang meredam dampak stres dan tekanan emosional. Orang-orang yang benar-benar peduli tidak selalu memberi solusi, namun mereka konsisten hadir, mendengarkan, dan mengingatkanmu akan nilai dirimu ketika kamu sendiri mulai meragukannya. Kehadiran seperti ini memperkuat regulasi emosi dan membuat seseorang lebih tahan menghadapi krisis. Pada akhirnya, kualitas relasi lebih menentukan kesehatan mental dibanding jumlahnya. Lingkaran kecil yang saling menjaga sering menjadi alasan seseorang tetap berdiri, meski dunia di luar tidak selalu ramah. Referensi: Cohen & Wills — Stress, Social Support, and the Buffering Hypothesis APA — The Importance of Social Connection Baumeister & Leary — The Need to Belong

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini