Dalam psikologi, ini dikenal sebagai avoidance cycle—pola di mana menghindari situasi yang menakutkan memberi rasa lega sesaat, tetapi justru memperkuat asosiasi ancaman di otak. Akibatnya, ketakutan tidak mengecil, malah semakin sensitif dan meluas. Fenomena ini dijelaskan melalui fear conditioning dan negative reinforcement. Saat seseorang menghindar, otak belajar bahwa “menghindar = aman”, sehingga rasa takut dipertahankan. Sebaliknya, ketika ketakutan dihadapi secara bertahap, terjadi habituation dan extinction learning: sistem saraf belajar bahwa ancaman tidak sebesar yang dibayangkan, sehingga respons cemas menurun secara alami. Penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis exposure—menghadapi ketakutan secara terukur dan konsisten—efektif menurunkan kecemasan jangka panjang. Bukan karena rasa takut langsung hilang, tetapi karena otak membangun memori baru yang lebih realistis. Di titik itu, kendali beralih dari rasa takut ke kesadaran, dan pengaruhnya pun semakin melemah. Referensi: Mowrer, O. — Avoidance Learning Theory Pavlov, I. — Fear Conditioning & Extinction Craske, M. — Exposure Therapy & Habituation APA — Studies on Anxiety, Avoidance, and Exposure
PT PepsiCo Indonesia resmi mengoperasikan pabrik barunya di Kawasan Industri GIIC, Cikarang, Bekasi, pada 18 Juni 2025. Pabrik ini dibangun di atas lahan seluas 60.000 meter persegi dengan investasi sebesar 200 juta dolar AS atau setara Rp3,3 triliun. Sejak mulai produksi pada Januari 2025, fasilitas ini telah menyerap hampir 400 tenaga kerja dan mengoperasikan tiga lini produksi dengan kapasitas 24.000 ton per tahun. Produk andalan seperti Cheetos, Lays, dan Doritos kini kembali diproduksi secara lokal menggunakan bahan baku dari petani dalam negeri. CEO PepsiCo Indonesia, Asif Mobin, menyatakan bahwa investasi ini mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia. Pemerintah melalui Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza pun menyambut positif kehadiran pabrik ini karena berkontribusi terhadap penguatan industri makanan dan minuman nasional, penciptaan lapangan kerja, serta keberlanjutan ekonomi lokal. Pada triwulan I 2025, industri makanan dan minuman menyumbang 41,15 per...
Komentar
Posting Komentar