Dalam psikologi, kehilangan orang terfavorit berkaitan dengan attachment loss dan pergeseran fokus ke self-prioritization. Saat figur yang menjadi sumber kenyamanan dan makna tidak lagi hadir, individu dipaksa mengisi kembali ruang yang kosong dengan sumber dukungan dari dalam diri. Proses ini sering kali menyakitkan, tetapi juga menjadi titik awal untuk membangun kemandirian emosional. Pola ini juga beririsan dengan self-differentiation dan identity rebuilding. Kehilangan figur penting memutus ketergantungan emosional yang sebelumnya kuat, sehingga individu mulai mengenali kembali kebutuhan, batas, dan nilai pribadinya. Prioritas perlahan bergeser dari mempertahankan keterikatan menuju merawat diri sendiri secara lebih sadar. Penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kehilangan dapat mendorong pertumbuhan psikologis melalui peningkatan self-awareness dan ketahanan mental. Menjadikan diri sendiri sebagai prioritas bukan berarti menghapus rasa cinta yang pernah ada, melainkan belajar tidak lagi mengorbankan diri demi kehilangan tersebut. Dari kehilangan, seseorang belajar hadir untuk dirinya sendiri dengan cara yang lebih utuh. Referensi: Bowlby, J. — Attachment Theory Mahler, M. S. — Separation–Individuation Theory Tedeschi, R. G., & Calhoun, L. G. — Posttraumatic Growth Neff, K. D. — Self-Compassion and Psychological Well-Being
PT PepsiCo Indonesia resmi mengoperasikan pabrik barunya di Kawasan Industri GIIC, Cikarang, Bekasi, pada 18 Juni 2025. Pabrik ini dibangun di atas lahan seluas 60.000 meter persegi dengan investasi sebesar 200 juta dolar AS atau setara Rp3,3 triliun. Sejak mulai produksi pada Januari 2025, fasilitas ini telah menyerap hampir 400 tenaga kerja dan mengoperasikan tiga lini produksi dengan kapasitas 24.000 ton per tahun. Produk andalan seperti Cheetos, Lays, dan Doritos kini kembali diproduksi secara lokal menggunakan bahan baku dari petani dalam negeri. CEO PepsiCo Indonesia, Asif Mobin, menyatakan bahwa investasi ini mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia. Pemerintah melalui Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza pun menyambut positif kehadiran pabrik ini karena berkontribusi terhadap penguatan industri makanan dan minuman nasional, penciptaan lapangan kerja, serta keberlanjutan ekonomi lokal. Pada triwulan I 2025, industri makanan dan minuman menyumbang 41,15 per...
Komentar
Posting Komentar