Dalam psikologi klinis, kondisi ini berkaitan dengan emotional adaptation dan emotional numbing, yaitu mekanisme bertahan saat sistem saraf terlalu lama berada dalam tekanan. Ketika emosi intens terus-menerus hadir tanpa ruang pemulihan, otak memilih menurunkan sensitivitas sebagai cara melindungi diri. Akibatnya, seseorang tampak “baik-baik saja”, bukan karena benar-benar pulih, tetapi karena sudah kelelahan untuk terus merasakan. Pola ini juga beririsan dengan allostatic load dan stress habituation. Paparan stres berkepanjangan membuat tubuh menyesuaikan diri pada level kelelahan baru, sehingga respons emosional menjadi tumpul. Dalam fase ini, individu tetap berfungsi secara sosial, namun kehilangan kedalaman rasa—senang tidak sepenuhnya terasa, sedih pun tidak lagi tajam. Mati rasa menjadi strategi bertahan, bukan tanda kekuatan. Penelitian menunjukkan bahwa adaptasi emosional membantu seseorang melewati fase sulit, tetapi jika berlangsung terlalu lama dapat menghambat pemulihan psikologis. Proses kembali merasakan emosi sering membutuhkan istirahat mental, rasa aman, dan validasi. Mati rasa bukan berarti sembuh—ia hanya penanda bahwa sistem emosional sedang meminta jeda. Referensi: McEwen, B. S. — Stress, Allostasis, and Adaptation American Psychiatric Association — Emotional Numbing and Stress Response Van der Kolk, B. — The Body Keeps the Score Gross, J. J. — Emotion Regulation Theor
PT PepsiCo Indonesia resmi mengoperasikan pabrik barunya di Kawasan Industri GIIC, Cikarang, Bekasi, pada 18 Juni 2025. Pabrik ini dibangun di atas lahan seluas 60.000 meter persegi dengan investasi sebesar 200 juta dolar AS atau setara Rp3,3 triliun. Sejak mulai produksi pada Januari 2025, fasilitas ini telah menyerap hampir 400 tenaga kerja dan mengoperasikan tiga lini produksi dengan kapasitas 24.000 ton per tahun. Produk andalan seperti Cheetos, Lays, dan Doritos kini kembali diproduksi secara lokal menggunakan bahan baku dari petani dalam negeri. CEO PepsiCo Indonesia, Asif Mobin, menyatakan bahwa investasi ini mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia. Pemerintah melalui Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza pun menyambut positif kehadiran pabrik ini karena berkontribusi terhadap penguatan industri makanan dan minuman nasional, penciptaan lapangan kerja, serta keberlanjutan ekonomi lokal. Pada triwulan I 2025, industri makanan dan minuman menyumbang 41,15 per...
Komentar
Posting Komentar