Dalam psikologi sosial, ketenangan yang muncul saat tidak ada orang yang mengetahui apa yang kita lakukan berkaitan dengan reduced social evaluation. Ketika pengawasan sosial menurun, otak tidak lagi bekerja dalam mode waspada terhadap penilaian, perbandingan, atau ekspektasi orang lain. Hal ini menurunkan aktivitas sistem stres dan membuat pikiran terasa lebih ringan serta bebas. Kondisi ini beririsan dengan konsep privacy regulation dan autonomy. Ruang privat memberi kesempatan bagi individu untuk bertindak selaras dengan kebutuhan dan nilai internal, bukan tuntutan eksternal. Saat tidak perlu menjelaskan, membuktikan, atau mempertahankan citra diri, energi mental dapat dialihkan pada pengalaman itu sendiri—menikmati proses tanpa tekanan performatif. Penelitian menunjukkan bahwa privasi psikologis berperan penting dalam kesejahteraan mental, regulasi emosi, dan rasa kontrol diri. Hidup terasa lebih menenangkan bukan karena menjauh dari manusia, tetapi karena untuk sementara terbebas dari sorotan mereka. Dalam diam dan anonimitas, seseorang sering kali menemukan versi dirinya yang paling jujur dan utuh. Referensi: Altman, I. — Privacy Regulation Theory Deci, E. L., & Ryan, R. M. — Autonomy and Well-Being Baumeister, R. F. — Self and Social Evaluation APA — Privacy, Autonomy, and Mental Health
Komentar
Posting Komentar