Sebelum menyala, glow stick harus dipatahkan agar dua cairan di dalamnya — hydrogen peroxide dan phenyl oxalate ester — bercampur. Reaksi kimia ini disebut chemiluminescence, yaitu proses menghasilkan cahaya tanpa panas. Setelah dua zat bereaksi, energi yang dihasilkan memindahkan elektron dalam zat pewarna, menciptakan cahaya lembut yang bersinar dalam gelap. Namun, ini bukan hanya tentang benda bercahaya. 🌙 Sering kali, manusia pun harus “retak” terlebih dahulu — melalui tekanan, kehilangan, atau perubahan besar — sebelum menemukan versi dirinya yang paling terang. Seperti glow stick, cahaya sejati sering lahir setelah kita hancur dan menyatu kembali dengan cara baru. 💡 Fakta menarik: warna cahaya glow stick tergantung pada jenis pewarna (fluorophore) yang digunakan. Suhu juga berpengaruh — air panas mempercepat reaksi (lebih terang tapi cepat habis), sedangkan air dingin memperlambatnya (lebih redup tapi tahan lama). 📖 Referensi: American Chemical Society. (2016). Chemiluminescence: The Chemistry of Glow Sticks. National Geographic. (2019). Why glow sticks glow. ✨ Seperti glow stick, mungkin kamu juga harus “patah” dulu untuk menyala — bukan karena lemah, tapi karena cahaya tidak pernah muncul tanpa reaksi.
PT PepsiCo Indonesia resmi mengoperasikan pabrik barunya di Kawasan Industri GIIC, Cikarang, Bekasi, pada 18 Juni 2025. Pabrik ini dibangun di atas lahan seluas 60.000 meter persegi dengan investasi sebesar 200 juta dolar AS atau setara Rp3,3 triliun. Sejak mulai produksi pada Januari 2025, fasilitas ini telah menyerap hampir 400 tenaga kerja dan mengoperasikan tiga lini produksi dengan kapasitas 24.000 ton per tahun. Produk andalan seperti Cheetos, Lays, dan Doritos kini kembali diproduksi secara lokal menggunakan bahan baku dari petani dalam negeri. CEO PepsiCo Indonesia, Asif Mobin, menyatakan bahwa investasi ini mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia. Pemerintah melalui Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza pun menyambut positif kehadiran pabrik ini karena berkontribusi terhadap penguatan industri makanan dan minuman nasional, penciptaan lapangan kerja, serta keberlanjutan ekonomi lokal. Pada triwulan I 2025, industri makanan dan minuman menyumbang 41,15 per...
Komentar
Posting Komentar