Sebuah video viral dari Maasai Mara, Kenya, yang direkam pada Jumat, 6 Februari 2026, memperlihatkan sisi rapuh dari hewan darat tertinggi di dunia. Di hamparan sabana yang terbuka, jerapah hampir tak punya tempat berlindung saat cuaca berubah ekstrem. Pohon-pohon yang jarang dan lebih pendek dari tubuh mereka membuat jerapah sepenuhnya terekspos angin kencang dan hujan deras.
Para ahli menjelaskan bahwa jerapah berevolusi untuk menghadapi kondisi ini dengan cara berdiri diam guna menghemat energi. Namun pemandangan siluet tubuh mereka di tengah badai tetap memicu empati banyak orang. Terlebih, populasi jerapah Masai saat ini sudah berstatus Terancam Punah akibat hilangnya habitat dan fragmentasi wilayah. Momen ini menjadi pengingat kuat tentang betapa rentannya satwa liar menghadapi iklim yang semakin tak menentu.
Ironi untuk yang menjadi nomor 1, badai yang kuat akan menerpa dengan keras menunggu kejatuhan!
Komentar
Posting Komentar