Goh Cheng Liang, pengusaha legendaris asal Singapura yang dikenal sebagai pendiri Nippon Paint Asia, meninggal dunia di usia 98 tahun dengan meninggalkan warisan senilai sekitar 13,2 miliar dolar AS. Yang membuat keputusannya luar biasa: ia tidak mewariskan sebagian besar kekayaannya kepada anak-anaknya, melainkan langsung kepada enam cucunya — masing-masing menerima lebih dari satu miliar dolar.

Cucu terbesarnya, April Goh, menerima bagian terbesar senilai sekitar 3,4 miliar dolar, sementara tiga putri dari anaknya Hup Jin masing-masing mewarisi sekitar 1,1 miliar dolar. Para anak kandungnya tetap memegang hak suara dalam perusahaan, namun mayoritas aset finansial kini berada di tangan generasi ketiga.

Sebuah strategi warisan yang tidak biasa — dan bukti bahwa cara seseorang meninggalkan dunia bisa sama berpengaruhnya dengan cara ia membangun kekayaan.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini