Instalasi seni yang kamu lihat ini menggunakan teknik Inverted Perspective atau perspektif terbalik. Rahasianya: bagian pojok rumah yang kelihatannya paling jauh, sebenarnya adalah bagian yang paling dekat dan menjorok ke arah kamera.

Otak kita sudah terprogram untuk melihat garis-garis tertentu sebagai bangunan tiga dimensi yang solid. Saat kamera bergerak, dinding rumah seolah "bergeser" sendiri karena otak kamu berusaha keras mempertahankan logika bentuk 3D pada objek yang aslinya datar atau berbentuk cekung.

Hanya dari satu sudut pandang tertentu rumah ini terlihat normal, begitu digeser sedikit, dimensinya langsung "patah". 🧠✨

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini