Sekretaris Presiden Korea Selatan untuk urusan sipil, Kim Jin-kook, mengundurkan diri dari jabatannya setelah muncul kontroversi terkait lamaran kerja putranya.

Keputusan tersebut diambil tak lama setelah laporan media mengungkap bahwa putranya mencantumkan nama dan jabatan sang ayah dalam sejumlah resume yang dikirimkan ke beberapa perusahaan.

Dalam salah satu surat lamaran, putra Kim yang berusia 31 tahun menuliskan bahwa ayahnya adalah sekretaris senior kepresidenan dan dapat memberikan bantuan bagi perusahaan.

Pengakuan tersebut mengejutkan sejumlah perusahaan yang menerima lamaran, bahkan beberapa di antaranya sempat menghubunginya untuk memastikan identitasnya.

Setelah kasus ini mencuat, Kim Jin-kook langsung mengajukan pengunduran diri yang kemudian diterima oleh Presiden Moon Jae-in.

Kim menyampaikan permintaan maaf kepada publik dan mengatakan akan bertanggung jawab atas tindakan putranya, meski pihak Istana Kepresidenan menyatakan bahwa ia tidak ikut campur dalam proses lamaran kerja tersebut.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini