Dalam sepak bola, perhatian biasanya hanya tertuju pada para pemain di dalam lapangan. Namun, sebuah video viral baru-baru ini menunjukkan bahwa sorotan juga bisa datang dari pinggir lapangan. Sosok yang mencuri perhatian adalah Daniel Farke, pelatih asal Jerman yang bikin banyak orang terkejut dengan skill tak terduga. Dalam sebuah pertandingan, bola liar mengarah ke sisi lapangan, dekat bangku cadangan. Alih-alih sekadar menendangnya keluar, Farke justru mengontrol bola dengan sentuhan yang halus dan presisi. Gerakannya terlihat santai tapi rapi, sampai banyak penonton merasa dia masih sangat capable untuk ikut bermain di situasi tersebut. Video momen itu langsung menyebar di media sosial, bahkan disertai kalimat yang jadi semacam meme, “Itulah kenapa mereka disebut pelatih.” Momen seperti ini memang jarang terlihat di pertandingan resmi, karena biasanya pelatih fokus memberi instruksi, bukan menunjukkan teknik. Saat ini, Farke menangani Leeds United dan sebelumnya pernah melatih Norwich City serta Borussia Mönchengladbach. Aksi kecil tadi jadi pengingat kalau banyak pelatih sebenarnya punya dasar teknik yang kuat. Karena pada akhirnya, untuk mengajarkan permainan, mereka juga harus benar-benar memahami dan pernah menguasainya.
PT PepsiCo Indonesia resmi mengoperasikan pabrik barunya di Kawasan Industri GIIC, Cikarang, Bekasi, pada 18 Juni 2025. Pabrik ini dibangun di atas lahan seluas 60.000 meter persegi dengan investasi sebesar 200 juta dolar AS atau setara Rp3,3 triliun. Sejak mulai produksi pada Januari 2025, fasilitas ini telah menyerap hampir 400 tenaga kerja dan mengoperasikan tiga lini produksi dengan kapasitas 24.000 ton per tahun. Produk andalan seperti Cheetos, Lays, dan Doritos kini kembali diproduksi secara lokal menggunakan bahan baku dari petani dalam negeri. CEO PepsiCo Indonesia, Asif Mobin, menyatakan bahwa investasi ini mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia. Pemerintah melalui Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza pun menyambut positif kehadiran pabrik ini karena berkontribusi terhadap penguatan industri makanan dan minuman nasional, penciptaan lapangan kerja, serta keberlanjutan ekonomi lokal. Pada triwulan I 2025, industri makanan dan minuman menyumbang 41,15 per...
Komentar
Posting Komentar