"Pernikahan bukan tentang menemukan seseorang yang sempurna, tetapi tentang dua orang yang saling menerima kekurangan dan menggunakan kelebihan mereka untuk saling menguatkan dalam menghadapi kehidupan bersama. Dalam sebuah hubungan, tidak ada pasangan yang sempurna. Setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Ketika dua orang memilih untuk saling melengkapi bukan saling menyalahkan atas kekurangan pasangannya hubungan akan menjadi lebih kuat. Kelebihan yang dimiliki satu sama lain bisa menjadi penopang saat pasangan sedang lemah, sehingga setiap masalah dapat dihadapi bersama." Nasihat Song Hye Kyo tentang “menutupi kekurangan dengan kelebihan” terasa menyentuh karena mengingatkan bahwa pernikahan bukanlah tentang menemukan pasangan yang sempurna. Setiap orang datang dengan luka, kekurangan, kebiasaan buruk, dan kelemahannya masing-masing. Namun, cinta yang matang adalah ketika dua orang memilih untuk tetap bersama sambil saling melengkapi apa yang tidak dimiliki pasangannya. Ketika salah satu sedang lelah, yang lain hadir untuk menguatkan. Saat salah satu memiliki kekurangan, pasangannya tidak menjadikannya bahan untuk menyalahkan, tetapi justru menggunakan kelebihannya untuk menutupi celah tersebut. Dari situlah hubungan tumbuh menjadi lebih kuat, karena keduanya belajar bahwa pernikahan adalah tentang kerja sama, bukan persaingan. Ucapan itu terasa semakin dalam karena disampaikan langsung oleh Song Hye Kyo di momen sakral pernikahan stafnya. Banyak orang merasa pesan tersebut begitu tulus, seolah lahir dari pemahaman mendalam tentang cinta, kehilangan, dan proses menerima bahwa hubungan yang langgeng dibangun oleh dua orang yang terus memilih untuk saling menguatkan setiap hari.
PT PepsiCo Indonesia resmi mengoperasikan pabrik barunya di Kawasan Industri GIIC, Cikarang, Bekasi, pada 18 Juni 2025. Pabrik ini dibangun di atas lahan seluas 60.000 meter persegi dengan investasi sebesar 200 juta dolar AS atau setara Rp3,3 triliun. Sejak mulai produksi pada Januari 2025, fasilitas ini telah menyerap hampir 400 tenaga kerja dan mengoperasikan tiga lini produksi dengan kapasitas 24.000 ton per tahun. Produk andalan seperti Cheetos, Lays, dan Doritos kini kembali diproduksi secara lokal menggunakan bahan baku dari petani dalam negeri. CEO PepsiCo Indonesia, Asif Mobin, menyatakan bahwa investasi ini mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia. Pemerintah melalui Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza pun menyambut positif kehadiran pabrik ini karena berkontribusi terhadap penguatan industri makanan dan minuman nasional, penciptaan lapangan kerja, serta keberlanjutan ekonomi lokal. Pada triwulan I 2025, industri makanan dan minuman menyumbang 41,15 per...

Komentar
Posting Komentar