Sri Wagiyati sudah berjualan asongan di stadion sejak 2005. Dari Stadion Sultan Agung (SSA), Mandala Krida, hingga Maguwoharjo, ia berjualan mengikuti pertandingan berbagai klub di DIY. Selama hampir 20 tahun, Sri Wagiyati dikenal banyak suporter sebagai “emaknya suporter”. Ia mengaku tidak memihak satu klub tertentu karena sudah menganggap para suporter lintas warna jersey seperti anak-anaknya sendiri. Ia juga hafal anthem dua klub rival di DIY, yakni “Aku Yakin Dengan Kamu” milik PSIM Yogyakarta dan “Sampai Kau Bisa” milik PSS Sleman. Sri Wagiyati bercerita, selama berjualan di stadion ia beberapa kali merasakan langsung bagaimana suporter membantu menjaga pedagang saat situasi stadion memanas. Ia mengaku pernah diamankan suporter ketika terjadi kericuhan saat pertandingan. Menurutnya, suporter di stadion tidak selalu seperti stigma yang selama ini muncul di masyarakat. Ia merasa dihormati dan dirangkul selama berjualan di lingkungan suporter. Dari tiga stadion tempatnya berjualan, Sri Wagiyati menyebut Maguwoharjo menjadi lokasi dengan hasil dagangan paling ramai karena daya beli penonton yang cukup tinggi. Ia berharap kultur suporter di stadion semakin dewasa dan tetap mendukung klub kebanggaan masing-masing dengan cara yang positif.
PT PepsiCo Indonesia resmi mengoperasikan pabrik barunya di Kawasan Industri GIIC, Cikarang, Bekasi, pada 18 Juni 2025. Pabrik ini dibangun di atas lahan seluas 60.000 meter persegi dengan investasi sebesar 200 juta dolar AS atau setara Rp3,3 triliun. Sejak mulai produksi pada Januari 2025, fasilitas ini telah menyerap hampir 400 tenaga kerja dan mengoperasikan tiga lini produksi dengan kapasitas 24.000 ton per tahun. Produk andalan seperti Cheetos, Lays, dan Doritos kini kembali diproduksi secara lokal menggunakan bahan baku dari petani dalam negeri. CEO PepsiCo Indonesia, Asif Mobin, menyatakan bahwa investasi ini mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia. Pemerintah melalui Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza pun menyambut positif kehadiran pabrik ini karena berkontribusi terhadap penguatan industri makanan dan minuman nasional, penciptaan lapangan kerja, serta keberlanjutan ekonomi lokal. Pada triwulan I 2025, industri makanan dan minuman menyumbang 41,15 per...
Komentar
Posting Komentar