Ada saat di mana melepaskan adalah satu-satunya jalan untuk memulihkan kedamaian diri yang sempat hilang. Jika kehadiran kita hanya menjadi beban atau jika mereka memilih untuk pergi demi kenyamanan pribadinya, maka biarkanlah itu menjadi pintu bagi kedewasaan kita sendiri.​Jangan habiskan sisa energimu untuk meratapi kepergian seseorang yang tidak lagi memiliki ruang untukmu. Mampu berdiri tegak, memeluk luka, dan melanjutkan hidup tanpa mereka adalah urusan pribadimu yang paling suci. Tidak perlu pembuktian, tidak perlu penjelasan; cukup sadari bahwa kekuatan untuk bertahan ada di dalam dirimu sendiri.​Terkadang, kesendirian adalah cara Tuhan untuk mengajarkan kita bahwa sumber kenyamanan sejati tidak pernah berada di tangan orang lain.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini