Di Jepang, rambu lalu lintas bukan cuma soal belok kiri atau batas kecepatan. Di Kitakami City, Iwate Prefecture, ada rambu kuning dengan siluet kucing**.** Tulisannya: 「ネコ飛出し注意」 — "Hati-hati, kucing bisa tiba-tiba melesat keluar." Yang menarik, rambu ini bukan program resmi pemerintah. Dipasang sendiri oleh warga lokal yang tahu betul kebiasaan kucing-kucing di sana. Bukan pakai tanda merah yang serem — tapi siluet kucing imut yang bikin kamu senyum duluan, lalu otomatis injak rem. Hal-hal kecil seperti ini yang bikin Jepang terasa beda. Bukan cuma tempat wisatanya — tapi detail-detail yang cuma ketemu kalau kamu beneran jalan dan peka sama sekitar.
Adit, remaja asal Cibitung, membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berjuang. Meski tak lulus dari Sekolah Luar Biasa (SLB) dan hanya bekerja sebagai pencabut rumput di kawasan pabrik, ia tetap semangat mencari nafkah demi satu hal: pendidikan adik-adiknya. Kini, sang adik Azizah resmi menjadi mahasiswi Universitas Indonesia, jurusan Sistem Informasi. Semua berkat kerja keras dan pengorbanan Adit, kakak luar biasa yang tak pernah lelah mencintai keluarganya. 🥹💛 ✨ Ini bukan tentang latar belakang, tapi tentang ketulusan dan tekad. Terima kasih, Adit, telah mengingatkan kita bahwa cinta tak butuh gelar. Salute! Djuned Wikanto wikantodjuned@gmail.com

.webp)
Komentar
Posting Komentar