"Jangan takut mati; takutlah pada kehidupan yang tidak dijalani sepenuhnya."

Kita menghabiskan begitu banyak energi untuk takut akan akhir, dan begitu sedikit bertanya apakah kita benar-benar hidup sama sekali. Tetapi ada sesuatu yang jauh lebih sunyi dan jauh lebih menyedihkan daripada kematian, dan itu adalah mencapainya tanpa pernah benar-benar hadir dalam hidup kita sendiri.
Tahun-tahun yang dihabiskan untuk menunggu saat yang tepat yang tidak pernah datang. Kata-kata yang tidak terucapkan karena takut. Cinta yang ditahan. Mimpi-mimpi yang ditunda hingga memudar. Risiko yang tidak pernah diambil, kebenaran yang tidak pernah diungkapkan, diri yang tidak pernah dijalani sepenuhnya. Inilah kehilangan yang tidak pernah disebutkan oleh kebanyakan orang, rasa sakit yang perlahan dari kehidupan yang setengah dijalani, bermain aman hingga akhir.

Kematian datang untuk semua orang. Itu bukanlah tragedi yang kita bayangkan. Tragedi sebenarnya adalah tiba di sana dengan lagu-lagu yang masih belum dinyanyikan di dalam diri Anda, dengan hati yang penuh dengan harapan suatu hari nanti yang tidak pernah menjadi hari ini.

Jadi, biarkan rasa takut itu bergeser. Kurangi kekhawatiran tentang berapa banyak waktu yang Anda miliki, dan lebih banyaklah khawatir tentang apakah Anda menggunakannya sebagai milik Anda sendiri.
Kehidupan yang dijalani sepenuhnya tidak memiliki apa pun yang perlu ditakutkan dari akhirnya...


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini