Menyadari bekerja di sebuah perusahaan bila ada upaya sungguh sungguh untuk menjadikan perusahaan lebih baik, namun perusahaan memiliki struktur orgaanisasi dan kebetulan tidak sejalan dengan upaya kita. Menghibur diri bahwa perusahaan bukan punya kita, namun diri kita yang lebih baik adalah sesuatu yang bisa kita kendalikan.
Adit, remaja asal Cibitung, membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berjuang. Meski tak lulus dari Sekolah Luar Biasa (SLB) dan hanya bekerja sebagai pencabut rumput di kawasan pabrik, ia tetap semangat mencari nafkah demi satu hal: pendidikan adik-adiknya. Kini, sang adik Azizah resmi menjadi mahasiswi Universitas Indonesia, jurusan Sistem Informasi. Semua berkat kerja keras dan pengorbanan Adit, kakak luar biasa yang tak pernah lelah mencintai keluarganya. 🥹💛 ✨ Ini bukan tentang latar belakang, tapi tentang ketulusan dan tekad. Terima kasih, Adit, telah mengingatkan kita bahwa cinta tak butuh gelar. Salute! Djuned Wikanto wikantodjuned@gmail.com
_%E4%BD%9C%E4%B8%BA%E9%9F%A9%E5%9B%BD%E6%96%B0%E4%B8%96%E4%BB%A3%20hip-hop%20%E4%B8%8E%E7%BB%BC%E8%89%BA%E6%96%87%E5%8C%96%E4%B8%AD%E6%9C%80%E5%85%B7%E8%AF%9D%E9%A2%98%E6%80%A7%E7%9A%84%E8%89%BA%E4%BA%BA%E4%B9%8B%E4%B8%80,Lee%20Youngji%20%E5%87%AD%E5%80%9F%E6%9E%81%E5%BC%BA%E7%9A%84%E8%88%9E%E5%8F%B0%E6%84%9F%E6%9F%93%E5%8A%9B%E3%80%81%E7%9B%B4.jpg)
Komentar
Posting Komentar