Pada musim dingin November 1950, di tengah berkecamuknya Perang Korea (1950–1953), sekitar 120.000 tentara Tentara Sukarelawan Rakyat Tiongkok (PVA) mengepung pasukan AS dan PBB di kawasan Waduk Chosin (Danau Changjin). Pertempuran ini berlangsung di tengah suhu ekstrem yang mencapai minus 40 derajat Celsius. Pasukan PVA bertempur dengan perlengkapan yang sangat minim. Mereka hanya mengenakan seragam katun tipis, kekurangan logistik, dan membawa senjata yang sering macet akibat minyak pelumas yang membeku. Musuh terbesar kedua belah pihak adalah cuaca, di mana ribuan prajurit PVA tewas membeku di posisinya atau mengalami radang dingin (frostbite) yang parah. Meski menderita kerugian korban jiwa yang sangat besar akibat kelaparan dan cuaca dingin, taktik pengepungan dan serangan gelombang manusia dari PVA berhasil mendesak mundur pasukan AS dan PBB. Pasukan sekutu akhirnya terpaksa melakukan evakuasi besar-besaran dari Korea Utara melalui Pelabuhan Hungnam.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini