🏀 Lubang Kecil yang Bikin Basket Jadi Lebih Cepat

Pernah kepikiran kenapa jaring ring basket selalu terbuka di bagian bawah? Ternyata, desain sederhana ini punya cerita panjang.


Saat James Naismith menciptakan basket pada 1891, ring yang digunakan masih berupa keranjang buah persik. Bagian bawahnya tertutup, jadi setiap kali bola masuk, bola harus dikeluarkan secara manual. Kebayang kalau setiap skor harus berhenti dulu buat mengambil bola. 😅


Seiring waktu, keranjang persik digantikan dengan ring dan jaring. Namun, jaring awal juga masih belum terbuka sepenuhnya. Bahkan sempat digunakan mekanisme seperti rantai untuk membantu mengeluarkan bola.


Kemudian sekitar 1912–1913, jaring dengan bagian bawah terbuka mulai diadopsi. Bola yang masuk kini bisa langsung jatuh melewati jaring dan kembali dimainkan. Hasilnya? Permainan menjadi jauh lebih cepat dan tidak lagi terganggu setiap kali terjadi skor. 🏀


Jadi, lubang di bawah jaring yang sekarang terlihat biasa saja sebenarnya merupakan salah satu inovasi kecil yang membantu mengubah basket dari permainan dengan keranjang buah persik menjadi olahraga cepat seperti yang kita kenal sekarang.


Improvement memerlukan proses!



 

Komentar

Postingan populer dari blog ini