Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap rencana sederhananya setelah tak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan, yakni pulang dan memancing di kolam belakang rumah. Hal itu disampaikannya usai serah terima jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026). Dengan nada bercanda, Purbaya mengatakan waktu memancing itu sekaligus akan digunakannya untuk melamun dan memikirkan alasan dirinya diberhentikan Presiden Prabowo Subianto. “Gue punya kolam di belakang, ya bisa mancing belakang rumah sambil ngelamun ‘kenapa dipecat?’, gitu,” ujarnya sambil tertawa. Purbaya juga menepis kemungkinan dirinya kembali mengisi jabatan di kementerian atau lembaga pemerintahan. “Nggak lah. Baru dipecat, masa jadi menteri lagi. Gimana lo?” katanya, sembari menegaskan sudah tidak berminat menjadi pejabat negara. Ketika ditanya soal kemungkinan menjadi trader seperti yang sempat disebut putranya, Yudo Achilles Sadewa, maupun rumor mengenai posisi lain seperti Gubernur Pusat Financial Internasional Indonesia (PFII), Purbaya tetap memberikan jawaban yang sama, ia ingin memancing di belakang rumah.
Golden Elephant Chemical (GESC), perusahaan kimia terkemuka asal China, resmi membangun pabrik pertamanya di luar negeri di Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur. Dengan investasi senilai 4,2 miliar yuan atau sekitar Rp10,08 triliun, pabrik seluas lebih dari 20 hektare ini akan memproduksi melamin, asam nitrat, dan amonium nitrat dalam tahap pertama, dilanjutkan dengan pembangunan fasilitas amonia sintetis dan urea berkapasitas besar di tahap kedua. Ekspansi ini menjadikan Indonesia sebagai pusat regional baru GESC di Asia, memanfaatkan infrastruktur kelas dunia dan integrasi industri-pelabuhan di JIIPE. Kehadiran GESC melengkapi ekosistem industri strategis di JIIPE bersama Freeport Indonesia, Hailiang, dan Xinyi Glass, memperkuat posisi kawasan ini sebagai episentrum pertumbuhan industri berbasis hilirisasi dan transisi energi hijau di Indonesia. Kabar baik untuk investasi di Indonesia! Djuned Wikanto wikantodjuned@gmail.com
Komentar
Posting Komentar