Menjaga keasrian alam dan kejernihan sungai sudah menjadi bagian hidup masyarakat adat Baduy sejak dahulu kala. Untuk mentaati aturan adat yang melarang penggunaan bahan kimia, anak-anak Baduy memanfaatkan tanaman honje atau kecombrang sebagai pengganti sabun dan sampo saat mandi di sungai. Sebelum digunakan, bagian batang honje akan dipotong dan ditumbuk atau dipukul-pukul terlebih dahulu hingga memar. Nantinya, tanaman tersebut akan mengeluarkan busa alami dan getah harum yang kaya antioksidan dan antibakteri alami. Menariknya, kandungan minyak atsiri di tanaman honje ampuh mengusir bau badan dan menyegarkan kulit tanpa merusak keasrian lingkungan sekitar. Salah satu kearifan lokal.
Komentar
Posting Komentar