OPERATION COTTAGE: MENYERBU PULAU YANG SUDAH KOSONG! πŸ‡ΊπŸ‡ΈπŸ‡¨πŸ‡¦

Bayangin mengirim puluhan ribu tentara untuk merebut sebuah pulau, sudah siap menghadapi pertempuran sengit… tapi ternyata musuhnya sudah kabur berminggu-minggu sebelumnya. 😭

Kejadian absurd ini benar-benar terjadi dalam Perang Dunia II!

Pada 15 Agustus 1943, pasukan Amerika Serikat dan Kanada melancarkan Operation Cottage di Pulau Kiska, Kepulauan Aleutian, Alaska. Mereka memperkirakan masih ada ribuan tentara Jepang yang bertahan di sana.

Masalahnya, Jepang ternyata sudah lebih dulu meninggalkan pulau tersebut!

Pada 28 Juli 1943, sekitar 5.100 tentara Jepang berhasil dievakuasi hanya dalam waktu kurang dari satu jam, memanfaatkan kabut tebal dan kegelapan malam. Hebatnya, armada Jepang berhasil pergi tanpa terdeteksi pasukan Sekutu.

Namun, cerita belum selesai.

Ketika pasukan Amerika dan Kanada mendarat, kabut tebal, medan yang sulit, dan ketegangan membuat situasi kacau. Tentara yang mengira musuh masih bersembunyi justru beberapa kali salah menembak rekan sendiri alias friendly fire.

Selain itu, ada korban akibat ranjau dan jebakan yang ditinggalkan Jepang.

Bahkan, pada 18 Agustus 1943, kapal perusak Amerika USS Abner Read menghantam ranjau laut. Insiden ini menewaskan atau menyebabkan hilangnya 71 awak kapal, sementara 47 lainnya terluka.

Bayangkan, operasi militer untuk merebut pulau tanpa perlawanan Jepang justru memakan korban jiwa dari pihak Sekutu sendiri.

Ironisnya, mereka berhasil merebut pulau yang sebenarnya sudah tidak lagi dipertahankan musuh.

Inilah salah satu kisah paling tidak biasa dalam sejarah Perang Dunia II. Sebuah pengingat bahwa dalam perang, kabut, informasi yang keliru, dan keputusan yang terlambat bisa sama berbahayanya dengan musuh.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini