Postingan

Artikel Toyota-Lean Management

You want life to be smooth and predictable, like a straight road with no surprises. But life doesn’t ride that way. It has hills, drops, and sharp turns that you didn’t plan for. The goal isn’t to control the road, it’s to become the kind of person who can ride through it without giving up. Keep moving, even when it gets rough. Yes , life is interesting with unpredictable events. It will be boring with event that could be predicted!  
Hansei Kei (Self Reflection) in Konichiwa's cafe Solo Continuing self reflection that not running well in pork small resto, I moved to continue the next place to cafe. I went to check the cafe in Slamet Riyadi street. Driving around Slamet Riyadi street which is Solo main street , found many cafe around the street that paraleled with train rail. It is unique view when  the train was moving parallel to the vehicles passing on this road. It additional interesting view from the cafe in this location. Enjoy drinking coffe, I start review my life . My memory send from my childhood that draw the "competition" between my grandma (mother of papa) with my mother. I remember the sounf of glass and glass plate when my grandma visited us. My grandma said "Grew up faster so you can visit me because your mam not like me." I confused why my mom did not like my grandma. Now I understand it was woman competition between them. It was a reason why my ex fiance csncelled our engage...
It’s not about the problem. It’s about how you handle it. One of skill that must be had by leader is problem solving skill. The life had many problems that we had. One of my mentor said, "We could be Toyota's Prctical Problem Solving master if we could solved our life problem using the tool"  
Never to be late to start ourself improvement. Better to be late than never to start it.  
The video captures a funny yet touching moment where one bird appears to be pushing its companion further under the shelter of a roof to keep it from getting soaked by the pouring rain. This "tough love" approach to friendship shows the birds huddled together on a wire, navigating the downpour as a team  
Terkadang, menyelamatkan kewarasan berarti harus tega membuat garis batas. Banyak yang takut bikin batasan (boundaries) karena takut dianggap jahat, sombong, atau tidak peduli. Padahal, tanpa “batas” yang tegas, kamu membiarkan dirimu ikut hangus oleh drama, ekspektasi, atau masalah orang lain yang tak berujung. Berhenti merasa bersalah. Melindungi diri sendiri bukanlah sebuah kejahatan. 🔥🚧 Ketik “SIAP” di komentar kalau kamu berani lebih tegas hari ini! #boundaries #psikologi #psikolog #mentalhealth #mindfulness #psikologiindonesia #motivasi melindungi diri sendiri bukan kejahatan.  
Overthinking menciptakan masalah palsu dengan memperpanjang respons stres terhadap hal yang belum tentu terjadi. Dalam psikologi kognitif, pola ini dikenal sebagai anticipatory anxiety, yaitu kecemasan yang muncul dari skenario hipotetis yang dibangun pikiran. Otak bereaksi seolah ancaman itu nyata, memicu ketegangan emosional, padahal sumbernya hanyalah prediksi yang belum tentu benar. Secara neuropsikologis, overthinking melibatkan aktivitas berlebihan pada default mode network (DMN) yang berkaitan dengan refleksi diri dan simulasi masa depan. Ketika tidak terkontrol, jaringan ini memicu rumination—pengulangan pikiran negatif yang membuat otak terjebak dalam lingkaran kekhawatiran tanpa solusi. Akibatnya, energi mental habis untuk memikirkan kemungkinan, bukan menghadapi realitas. Dalam jangka panjang, overthinking dapat meningkatkan risiko kecemasan, kelelahan mental, dan gangguan tidur. Mengalihkan fokus pada pengalaman nyata, aktivitas fisik ringan, atau observasi lingkungan memba...
Comparison is the thief of joy because it makes you forget your own progress. You start measuring your life against someone else’s highlight and lose sight of what you’ve built. Your path is yours for a reason. Stay in your lane, keep improving, and let your growth be enough. You are important, unique only one in the universe. Be yourself be happy.  
Mengikhlaskan membantu otak melepaskan keterikatan emosional terhadap hal-hal yang tidak bisa dikendalikan. Dalam psikologi kognitif, proses ini berkaitan dengan acceptance, yaitu kemampuan menerima realitas tanpa terus-menerus melawannya secara mental. Ketika perlawanan internal berhenti, beban stres menurun, dan sistem saraf mulai kembali ke kondisi seimbang. Secara neuropsikologis, penerimaan menurunkan aktivitas berlebihan pada amigdala dan jaringan stres, serta mengurangi rumination—pola mengulang pikiran yang memicu kecemasan dan kelelahan mental. Dengan melepaskan dorongan untuk mengontrol segalanya, otak menghemat energi kognitif dan memberi ruang bagi ketenangan, kejernihan, serta pemulihan emosional. Dalam jangka panjang, kemampuan mengikhlaskan memperkuat ketahanan mental dan regulasi emosi. Hidup menjadi lebih ringan bukan karena masalah hilang, tetapi karena diri berhenti menanggung beban yang seharusnya dilepaskan. Di titik ini, ketenangan bukan datang dari kepemilikan, m...
Definisi “gak ngaruh” yang sesungguhnya. 😂 Jadilah tangguh dari dalam, jangan biarkan keadaan di luar menghancurkanmu. Teringat dengan pesan ibu saya: "Laki laki jangan menjadi baper (bawa perasaan)". Walau mungkin tidak terlalu tepat karena menjadi abai dengan namanya perasaan. Mungkin itu langkah tepat ketika nanti dalam kehidupan saya harusnya akan banyak terbawa perasaan. Tapi ini nasehat yang baik menjadikan tidak rapuh dab menjadi sandaran bagi yang rapuh