Postingan

Gambar
KANO MODEL  DIAGRAM KANO       Diagram Kano merupakan diagram 2 dimensi dengan : Sumbu X :  Achievement ( pencapaian )  / Functionality  :   Mengukur apakah  kebutuhan pelanggan terpenuhi untuk produk / jasa yang Sumbu Y :  Satisfaction ( kepuasan ):   Mengukur kepuasan pelanggan secara total terhadap produk  / jasa Merupakan representasi dari relasi antara performance / achievement produk atau service dengan kepuasan (satisfaction) pelanggan.   Ada 5 kategori pada diagram Kano -One dimentional -Must be -Attractive -Indifference -Reverse One dimentional Kepuasan pelanggan meningkat berbanding lurus seiring dengan performance (ketersediaan feature) Must be Ketidak tersediaan feature menyebabkan keluhan pelanggan (pelanggan tidak puas) Attractive Ketersediaan feature melebihi harapan pelanggan. Pelanggan tidak berharap mendapatkan feature yang disediakan (Wow effect) Indifferent Ketersediaan feature tidak memebrikan pengaruh...
Gambar
KANO MODEL  MENGETAHUI KEBUTUHAN PELANGGAN LATAR BELAKANG & GARIS BESAR Tujuan utama program lean management salah satunya memberikan Quality terbaik pada produk dan jasa. Quality ini dilihat dari point of view pelanggan. Produk dan jasa apakah memenuhi atau bahkan melebihi harapan pelanggan. Apa yang diinginkan pelanggan merupakan sesuatu yang unik , terkadang bersifat daerah dan tergantung juga dengan waktu. Apa yang sebelumnya dianggap suatu “kemewahan” seiring waktu bisa menjadi standard karena pesaing meniru dan menyediakan feature yang sama, atau menjadi semacam keharusan sehingga bukan menjadi harapan keinginan customer. Penggunaan Kano model dilakukan pada -Pengembangan produk atau jasa baru -Upgrade produk atau jasa  Sebelum meluncurkan produk atau service baru biasanya dilakukan study berdasarkan survey terhadap customer mengingat besarnya dana untuk pengembangan produk atau jasa baru.   Kano model dikembangkan oleh Noriaki Kano pada tahun 1984 (Profesor Qua...
MERAYAKAN KRITIK   Sebuah video yang menarik dan menjadi pelajaran ketika seorang guru dengan “sengaja” membuat kesalahan dalam menulis persamaan matematika. Murid muridnya menertawakan kesalahan yang terjadi. Ada anggapan umum seorang guru yang lebih pintar dan berpengalaman akan selalu pintar. Jawaban guru mengingatkan bahwa walaupun telah mengerjakan 9 soal dengan benar tidak ada yang memuji tetapi ketika 1 soal dikerjakan salah langsung muncul tertawaan dan kritik. Guru juga menerangkan walaupun mempunyai posisi otoritas tidak akan selalu sempurna dan selalu benar karena guru, senior, pemimpin juga manusia. Pelajaran penting lain adalah dunia akan bergerak sangat cepat bereaksi untuk kritik dan menemukan kesalahan tetapi bergerak lambat untuk apresiasi dan pujian serta menemukan sisi sisi positive. Dalam kehidupan kritik , tertawaan banyak muncul pada orang yang banyak mengalami keberhasilan dan bisa secara benar menanggapi kritik.   Sebagai leader harus bisa secara benar ...
Gambar
ROLE MANAGEMANT PADA GENBA ROLE MANAGER   Manager sudah termasuk level middle management , level management menengah. Pengembangan manusia ada pada ranah role Supervisor, Manager sudah pada ranah menentukan policy dan penentuan target. Menentukan target adalah bagian dari life cycle plan dalam organisasi perusahaan. Kemampuan membuat policy dan strategi harus menjadi kompetensi manager. Ada lompatan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang manager.   Peran manager pada Genba Menentukan policy dan target setting -Define relay to each forman targets for quality improvement on each item -Devise strategies to achiev target Follow up on the progress toward targets -Conduct periodical review of setion targets -Take problem solving countermeasures -Follow up on the results of countermeasures -Support subordinates if results are unsatisfactory -Take up serious problems directly under section manager’s authority Improve Quality assurance system Build Quality into the process and ach...
Gambar
ROLE MANAGEMANT PADA GENBA ROLE SUPERVISOR   Supervisor  membawahi FOREMAN , secara actual SUPERVISOR membawahi  process line. Supervisor  memanage Genba secara penuh process tersebut. Supervisor dipilih dari Foreman yang menguasai sub proses paling banyak. Kemampuan Foreman  juga ditampilkan dalam papan control di Genba secara transparan. Supervisor yang harus memimpin meeting untuk process line.   Responsibility Supervisor  pada Genba -People oriented -Developing multi skill workers -QCC -Safety Ratio ideal Supervisor  : Foreman = 1 :  2 - 5 Kemampuan memimpin meeting -Safety -Productivity -Cost -Quality -Absensi -Suggestion -QCC Kiranya memberi manfaat   Link presentasi lengkap   https://youtu.be/cToeOZz2ddA   Djuned Wikanto wikantodjuned@gmail.com  
Gambar
ROLE MANAGEMANT PADA GENBA ROLE FOREMAN   Foreman membawahi Group Leader , secara actual Foreman membawahi sub process line. Foreman memanage Genba secara penuh pada sub process tersebut. Foreman dipilih dari Group Leader setelah Group Leader dirotasi ke beberapa proses di dalam satu sub process , penguasaan kemampuan Group Leader juga ditampilkan dalam papan control di Genba secara transparan. Posisi Foreman sudah mampu untuk memimpin meeting.   Responsibility Foreman  pada Genba -Safety awareness -Absenteeism -Line stop karena eksternal -Manhour / unit -Quality System -Suggestion System -QCC -Hyarihatto (nearmiss) report -5S -Cost down activity Ratio ideal Foreman :Group Leader = 1 :  2 - 5   Kemampuan memimpin meeting -Safety -Productivity -Cost -Quality -Absensi -Suggestion -QCC Kiranya memberi manfaat   Link presentasi lengkap   https://youtu.be/cToeOZz2ddA   Djuned Wikanto wikantodjuned@gmail.com    
Gambar
ROLE MANAGEMANT PADA GENBA ROLE GROUP LEADER   Group Leader merupakan leader paling bawah yang langsung berhubungan dengan pekerja operator. Secara unik mereka diwajibkan untuk mengetahui pada level menguasai pekerjaan operator di bawahnya. Groud Leader berperan untuk mengajarkan pekerjaan pada operator baru, jadi seorang Leader juga menjadi seorang trainer. Group Leader berawal dari operator di sebuah proses dan belajar menguasai pekerjaan di proses tersebut dengan level tertinggi mampu mengajarkan pekerjaannya pada operator lain. Setelah mampu mengajarkan barulah berpindah ke pekerjaan lain masih di line prosesnya. Group Leader dipilih dari operator dengan kemampuan paling banyak dalam menguasai level tertinggi di line prosesnya. Data mengenai kemampuan penguasaan tersebut terpampang transparan di Genba.  Responsibility Group Leader pada Genba -Line stop -Check and identification of safety -Quality defect -Hyarihatto (nearmiss) report Suggestion system -Perkembangan QCC -5S ...
Gambar
ROLE MANAGEMANT PADA GENBA   Penerapan Genba Management bukanlah sebatas pada level middle management, top management pun terkait dan menjalankan genba. Genba (tempat kerja sebenarnya) memerankan arti yang sangat penting dalam sebuah organisasi perusahaan. Ada istilah stop – call – wait dimana diberlakukan untuk masalah penyimpangan Quality dan Safety. Ketika ada ketidaksesuaian atau penyimpangan yang bisa berakibat serius pada bidang Quality dan Safety, operator orang yang ada di Genba setiap hari wajib menghentikan proses nya (stop) kemudian harus melaporkan atasan (call) dan yang dikerjakan selanjutnya adalah menunggu (wait). Atasan seperti pada rule Genba adalah melakukan Go Genba First. Langsung pergi ke Genba untuk mengetahui kondisi sebenarnya yang telah terjadi, Melakukan Genbutsu , melihat-mengechek-melakukan analisa terhadap obyek yang relevan terhadap problem, sebelum melakukan tindakan perbaikan sementara (temporary corrective action) untuk menjalankan proses yang sebel...
Gambar
GENBA OUTCOME Hasil dari Genba Management yang diharapkan Adanya improvement pada Quality, Cost dan Delivery dari sudut pandang customer. Improvement Quality – Cost- Delivery yang menjadi satu kesatuan tidak berdiri sendiri, memiliki salaing keterkaitan. Proses di Genba menghasilkan produk atau jasa dengan Quality terbaik yang menjadikan customer puas, harga yang reasonable dan delivery terjaga tepat waktu. Cost Management Balancing cost planning-overall cost reduction-Investment planning tercermin pada Genba. Cost reduction dilakukan dengan program : -Improve Quality -Improve productivity -Reduce Inventory -Mempersingkat lead time -Memperpendek proses -Mengurangi space -Mengurangi downtime atau stop line Adalah kegiatan nyata yang secara rutin dan terus menerus dilakukan Genba Kaizen Genba Kaizen merupakan titik awal untuk melakukan Kaizen Quality , Cost dan Delivery melibatkan semua fungsi dan bagian. Organisasi yang menerapkan QMS (Quality Management System) haruslah Genba menjadi c...
Gambar
GOLDEN RULE GENBA Ada aturan baku tidak tertulus mengenai Genba. Latar belakangnya adalah Genba berhubungan erat dengan area kerja sebenarnya (real place). Memahami genba merupakan langkah awal mengelola proses. Saat terjadi penyimpangan / abnormality : 1.       Go Genba first Observasi pengamatan pada Genba tentang apa yang sebenarnya terjadi. Pengamatan akan menghasilkan ide ide. Data dan informasi dari Genba selalu dapat diandalkan. 2.       Check Genbutsu Melakukan pengecheckan obyek yang relevan dengan problem, bisa mesin, alat bantu, part yang cacat bahkan claim customer. Mengenali problem pada Genba sebagai langkah awal. 3.       Lakukan tindalkan perbaikan temporary di Genba Saat terjadi penyimpangan proses dalam keadaan stop untuk mencegah terjadinya hasil proses yang cacat terus mengalir maupun mencegah terjadinya kecelakaan. Tindakan perbaikan temporary pada Genba Cuma mengatasi symptom (gejala) bukan ...